KHALIFAH PERTAMA ABU BAKAR ASH SHIDDIQ
KHALIFAH PERTAMA ABU BAKAR ASH SHIDDIQ
Abdullah bin Abu Quhafah atau yang lebih dikenal dengan Abu Bakar
Ash-Shiddiq, adalah salah satu pemeluk Islam awal, salah
satu sahabat utama Nabi, dan khalifah pertama
yang dibaiat sepeninggal Nabi Muhammad wafat. Melalui putrinya, 'Aisyah, Abu Bakar merupakan ayah mertua Nabi Muhammad. Ash-Shiddiq yang
merupakan julukan Nabi Muhammad kepada Abu Bakar merupakan salah satu gelar
yang paling melekat padanya Bersama ketiga penerusnya, Abu Bakar
dimasukkan ke dalam kelompok Khulafaur Rasyidin.
Sebagai pemeluk awal Islam, Abu Bakar telah
mengambil berbagai peran besar Melalui ajakannya, Abu Bakar berhasil
mengislamkan banyak orang yang di kemudian hari menjadi tokoh-tokoh penting
dalam sejarah Islam, di antaranya adalah 'Utsman bin 'Affan yang
kemudian menjadi khalifah ketiga. Abu Bakar juga turut serta dalam berbagai
perang seperti Perang Badar (624 M/2 H) dan Perang Uhud (625 M/3 H). Kedekatan dan kesetiaannya pada
Nabi Muhammad merupakan satu hal yang sangat melekat pada diri Abu Bakar,
utamanya terlihat saat mendampingi Nabi Muhammad hijrah ke Madinah dan kepatuhannya dalam menerima
keputusan Nabi dalam Perjanjian Hudaibiyah,
meski banyak sahabat Nabi kala itu tidak menyepakati perjanjian tersebut karena
dipandang berat sebelah.
Abu Bakar dinyatakan sebagai khalifah sepeninggal Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi
Wasallam. Abu Bakar menjadi khalifah pertama umat Islam yang menjadi awal
dari Kekhalifahan Rasyidin. Masa
kekuasaannya yang singkat, dipusatkan pada pemadaman pemberontakan suku-suku
Arab yang menolak tunduk pada Abu Bakar. Dalam memerintah, Abu Bakar
berusaha mengeluarkan kebijakan yang tidak berbeda dengan Nabi Muhammad,
seperti penolakannya untuk mencopot Khalid bin Walid dari kedudukannya sebagai panglima.


Posting Komentar
0 Komentar